Jumat, 26 November 2010

Tentang " INRI" pada salib Yesus

 

1. Tentang arti INRI

Bangsa Romawi telah mulai melaksanakan hukuman salib sejak 70 tahun sebelum penyaliban Yesus. Penyaliban ini umumnya didahului oleh prosesi dari gedung pengadilan di dalam kota sampai tempat penyaliban, di luar gerbang kota. Lalu para serdadu umumnya membuat suatu tanda yang mengumumkan perbuatan kriminal apa yang dilakukan oleh para terhukum. Nah, pada kasus Yesus, karena tidak ada tindakan kriminal yang dapat dituduhkan kepada-Nya, maka yang dituliskan adalah klaim yang membuat Yesus dihukum yaitu klaim bahwa Ia adalah Raja orang Yahudi, meskipun Yesus sendiri tidak pernah membuat klaim itu.
Nah, Injil mengatakan bahwa klaim tersebut ditulis dalam tiga bahasa, yang artinya adalah: “Yesus, orang Nazareth, Raja orang Yahudi”
INRI – Iesvs Nazarenvs Rex Ivdaeorvm (bahasa Latin), diketahui dari teks Kitab Suci Vulgate oleh St. Jerome
INBI – Iesos Nazoraious Basileus Ioudaios (bahasa Yunani), diketahui dari teks asli Kitab Perjanjian Baru yang semuanya ditulis dalam bahasa Yunani, dan teks- teks tersebut menjadi sumber bagi terjemahan ke banyak bahasa lainnya.
Sedangkan untuk teks Ibrani, tidak diketemukan teks/ dokumentasi yang solid sebagai dasarnya. Ada banyak pendapat yang bermacam tentang hal ini. Bahasa Ibrani modern yang ada sekarang tidak sama dengan bahasa Ibrani pada jaman Tuhan Yesus. Saya tidak mendalami bahasa Ibrani, namun jika melihat sekilas dan dalam terjemahan Ibrani yang anda sertakan, nampaknya tidak menyertakan terjemahan kata Nazaret, נָצְרַת yang jika dilihat di kamus Ibrani diterjemahkan menjadi Náẓərat (Standard Hebrew), atau Nāṣəraṯ (Tiberian Hebrew). Mungkin perlu anda periksa kembali, dari sumber yang anda kutip apakah memang di sana kata ‘Nazareth’-nya tidak diterjemahkan, atau Nazaret diterjemahkan dalam kata yang berbeda dari kamus Ibrani yang ada sekarang (menjadi Hanatszri).
Pada waktu jaman penyaliban Yesus, bahasa latin adalah bahasa resmi yang digunakan dalam pemerintahan, sehingga hampir dapat dipastikan teks latin tertulis di paling atas tanda tulisan tersebut. Inilah sebabnya mengapa singkatan INRI menjadi lebih umum dikenal. Teks Latin memang merupakan teks yang secara legal/ hukum resmi digunakan saat itu, sehingga baik teks Yunani maupun Ibrani merupakan tambahan, dengan maksud agar masyarakat setempat dapat memahami alasan mengapa Yesus disalibkan.

2. Mengapa hanya INRI yang dituliskan

Sejak lambang salib (crucifix) mulai umum dibuat dalam lukisan- lukisan maupun dalam bentuk pahatan -terutama pada jaman abad pertengahan-, maka para seniman yang umumnya sudah familiar dengan frasa tersebut dalam bahasa Latin, kebanyakan memilih untuk menyederhanakan lukisan ataupun pahatannya dengan menampilkan singkatan dari teks Latin tersebut, yaitu INRI. Singkatan ini juga sudah digunakan sejak Gereja abad awal.
Maka sebenarnya tidak terlalu menjadi masalah, jika yang ditampilkan hanya tulisan INRI dan tidak semua teks dalam tiga bahasa tersebut. Sebab yang terpenting adalah maknanya, yang memang sesuai dengan apa yang dikatakan dalam Injil (Yoh 19:19-20).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar